mencoba menulis

"mencoba menulis" berisikan tumpahan tumpahan ide harian dan pengalaman-pengalaman random yang diharapkan dapat menjadi kebermanfaatan bagi nusa dan bangsa.

Kamis, 26 Maret 2020

Motif

‘MAS AYAM SATU!’ yaa begitulah kata kata yang tak asing ditelingaku. Walaupun beda bendera, kadang mereka belajar bahasa kita biar bisa lebih akrab. Padahal males juga kalau ngelayanin waiter yang ngegarang gusuh. Begitu lah variasi kehidupanku disini. Semakin kesini semakin banyak yang dipelajari. Semakin banyak yang dipelajari, semakin tahu jadinya. Tahu apa? Banyak deh. Ternyata di filipin, tahu juga disebut tahu hehe
 
 
Hari itu jumat sore berjalan seperti biasa. Namun tidak untuk soupman, sebut saja namanya Ericson. Dia terlihat terburu buru dan panik sambil bertanya ‘Nur possible if I boil this fish here?’. Aku yang sudah menunggu air itu untuk mendidih pun menarik nafas sebentar dan dia bilang ‘Douglas resign’. Waduh. Akupun terbengong melihat dia yang panik. Dan langsung ku iyakan dia biar kerjaannya terbantu. 
 
Douglas itu partnernya. Dia yang mengerjakan condiment untuk soup. Agak berat kerja di station itu karna sehari bisa bikin berapa puluh bahkan ratus liter soup untuk dikonsumsi. 
Tapi yang mengganggu pikiranku adalah resign-nya Douglas. Douglas ini temen lama ku dari kontrak kemarin. Dia berasal dari Brazil dan pembawaannya emang asik. Dia selalu ngejek bentuk kepala ku yang aneh karna terlalu besar dan dia nyebutnya big ass head. Dia juga orang yang ikut nangis pas aku cerita ayah yang meninggal di kontrak kemarin. Itu yang bikin aku deket ama dia, orangnya tulus dan apa adanya. Makanya agak gelisah nih, what happened? Apa yang terjadi sampe dia pengen resign? I need to figure it out. Dan akhirnya ketemulah sama orangnya lagi terlihat enjoy dan ceria seolah dia merasa telah mengambil keputusan yang tepat. 
 
Ditanya we sama aku teh, ‘Euy, what happened? Tell me’. ‘Nothing happened man, I just did something you should did also’ hahaha tertawalah aku mencoba untuk tidak bersedih karna ngga akan ada yang gelo lagi kaya dia. Larutlah kita dalam obrolan dan banyak yang bisa aku ambil dari apa kata kata dia. Memang bener sih ngapain kerja kaya gini kalau duit yang dia dapet di Brazil bisa lebih gede. Pas dia tau berapa satu dollar kalau dirupiahkan, dia bengong dan bilang ‘Oke oke bighead but you need to think and consider what I said’ wkwk. Ini enaknya ketemu orang beda negara. Banyak yang bisa dipelajari walau emang engga semuanya baik berdasarkan norma yang berlaku di Indonesia. 

Nah dari sekian banyak orang yang ditemuin ada beberapa motif untuk orang mau kerja disini dengan mengorbankan banyak hal.
1. Jenjang Karier
Semakin tinggi pohon, semakin kencang angin yang meniupnya. Begitu kata peribahasa. Disini semakin tinggi jabatan, semakin gede duitnya. Tetapi tanggungjawabnya juga semakin tinggi loh yaaa. Disini kalau jadi ex sous chef gaji sebulannya bisa untuk dipake ONH Plus. Tapi kalau dari aku pribadi sih, kerja di darat jenjang kariernya lebih bagus walaupun emang duitnya ga segede disini. Dari segi skill individual kerja di darat memang lebih baik. 
 
2. Pera/Duit 
Nah to be honest kalau saya sendiri tujuan kesini ya emang nyari duit. Instant money. Why? hehe karena emang tuntutan juga untuk nanggung ekonomi keluarga, sebagai anak sulung ya otomatis setelah lulus kuliah apa yang harus dilakukan ya membantu perekonomian keluarga. Alhamdulillah adik saya lolos seleksi di salah satu perguruan tinggi pariwisata negri di Bandung, which means biaya yang harus dikeluarkan enggak sebesar di perguruan tinggi swasta. 

3. Just for Fun
Nahhh yang ini agak sound fun karena emang mereka nyari nya untuk seneng seneng disini; jalan jalan dibayar. Rata-rata yang termasuk golongan ini ya perempuan atau pekerja entertainer. Feed instagram-nya penuh postingan bahagia ketika mengunjungi tempat tempat yang baru (padahal mah pas gawenya manyun-manyun). Dan as I said kalau tinggal di luar itu kalau udah suka sama suka ya bisa 'main' haha dan banyak yang one night love sana sini dan di kontrak kemarin saya nemu dua perempuan yang dipulangin karena hamidun (red:hamil). Yaaa dibawa fun ajaa haha
 
4. Talent of Need (Bakat Ku Butuh)
Kategori yang ini agak kasian sebenernya. Mungkin dia passionnya menjadi penyanyi di panggung besar, tapi realitanya dia jadi bagian bersih bersih disini. Mungkin passionnya menjadi pemain basket skala inter-semesta, tapi realitanya dia lagi ngupasin bawang 2 karung ama gua nih.wkwk ya lagi kerja bareng gini kadang kita curhat satu sama lain dan menceritakan bagaimana variasi kehidupan mereka. Walaupun emang nggak sesuai passion, tetep mereka jalani karena ada dapur yang harus kebul, dan ada perut untuk diisi.

5. Disuruh orangtua/Bukan Dorongan Hati
Nah yang ini agak nyebelin. Agak mirip sama kategori nomer 4 tapi yang ini bedanya di performa kerja. Apa yang dikerjakan selalu asal asalan, asal beres asal jadi. Bahasa Inggrisnya juga agak ngaco nih, dampaknya ke orang Indonesia-nya jadi negatif. Tiap diomelin ama dunungan nunduk aja sambil yes yes yes, pas disuruh ulang kalimat yang dikasih tahu ama dunungan, ngahulengna tarik wkwk saya ada pengalaman sama dua orang yang model begini.
Yang pertama umurnya 35 tahun, 13 tahun lebih tua dari saya. Posturnya tinggi gede, jadi debt collector juga cocok sebenernya. Tapi, kerjanya tiap hari ngeluuuuuh mulu. 
-'Cuuuk gua capek cuk'
-'Cuuuuk gua mampus cuk'
-'Cuuuk bantuin gua cuuuk'
-'Buihhhh wenakk sekaliii jadi kamu ya kerjanya jam segini selesai'
-'Wiiiiih goodlife banget lu cuuuk'
-'Cuuuk besok gua mau resign'
-'Cuuuuk anterin gua ke office, bilangin gua mau resign'
-'Cuuuuk gua mau beli tiket'
 
Dan masih banyak lagi frase yang biasa dia gunakan untuk mengekspresikan kerjaan dia yang kata dia "sulit". But eventhough he is asshole, he is my friend. Hari terakhir dia kerja, saya nangis, kehilangan orang yang bisa saya bully. Kapanlagi ngata ngatain 'Bangsat,Anjing, Naskleng,Cicing dll' ke orang yang umurnya 13 tahun diatas saya haha

Yang satu lagi mukanya agak tua, semacam preman atau jagoan dari daerah asalnya. Kenapa saya bilang demikian? Karena emang orangnya selalu berseringai. Tiap dipanggil atau diajak ngomong, dagunya dia angkat agak ninggi seolah menantang. Karena keterbatasan bahasa Inggrisnya, lagi lagi saya ditunjuk ama sous chef untuk jadi penterjemah. Apa yang diajarin ama sous chef, saya yang terjemahin ke dia. 
 
Dan seperti yang sudah saya jelaskan,orangnya agak aneh dan ngeyel. Dikasih tah, ngejawab, "Kan saya enggak tahu", lalu akupun jawab, "Kan ini lagi dikasih tau, Anjing". Nggak dikasih tahu, pas melakukan kesalahan,bilangnya "Mana saya tahu". Jiwa tatib saya yang sudah lama saya tinggalkan akhirnya bangkit lagi setelah sekian tahun. "Wey Anjing kalau dikasih tahu pahamin, jangan iya iya tapi 10 menit lagi lu nanya hal yang udah gua ajarin, nggak disuruh ngajarin elu aja kerjaan gua udah numpuk, Bangsat." beuh makin banyak aja gua dosanya astagfirullah. Setelah pake cara persuasif, ternyata emang dia enggak niat untuk kerja disini. Dia dipaksa sama ibunya. Hmm haseum ah maneh mah.

Okeydeh itu dia motif-motif orang yang saya temui di kapal. Kalaupun ada yang bertentangan atau nggak sama di tempat kalian, mohon maklum karena ini ditulis dari perspektif saya pribadi. Oh iya saya nulis bab ini udah dari beberapa bulan yang lalu, tetapi setelah dapet anime jadinya waktu saya agak tersita sama anime ehehe
It's March 26 2020 now and this Covid-19 been spreading all the world, and it impacted on our cruiseship industry. Semoga virus ini segera berlalu dan kita bisa kembali menjalankan aktivitas seperti sedia kala. Stay safe and spread love :)






Diposting oleh Postinganshichanjr di 05.27
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Arsip Blog

  • ▼  2020 (1)
    • ▼  Maret (1)
      • Motif
  • ►  2019 (3)
    • ►  November (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (1)
  • ►  2018 (3)
    • ►  November (2)
    • ►  September (1)
  • ►  2017 (1)
    • ►  September (1)
  • ►  2015 (3)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (2)

Mengenai Saya

Postinganshichanjr
Lihat profil lengkapku
Tema PT Keren Sekali. Diberdayakan oleh Blogger.